Rabu, 25 Juni 2014

Tiga Hal Dalam Tiga Bulan Pertama Ketika Prabowo Menjadi Presiden : Sebuah Prediksi Tasniem Fauzia (Nijmegen, Belanda)


  1. Rencana untuk renegosiasi yang tegas untuk kontrak karya dengan perusahaan asing (seperti freeport) yang selama ini menjadi serigala penghisap darah kemakmuran masyarakat Indonesia timur. Ingat! Kita hanya mendapat 1% royalti dari freeport, seharusnya kita dapat 99% dan mereka pulang dengan 1%, karena itu adalah tanah kita, tanah kelahiran saudara kita di Papua. Harusnya rakyat Indonesia menjadi kaya di ladang emas, dan kenyang di lumbung padi sendiri, bukan sebaliknya menjadi miskin dan lapar. Bangsa kita sudah terlalu lama diinjak-injak oleh Freeport.
  2. Akan mulai memulangkan TKI kembali ke Indonesia dan mulai menciptakan lapangan kerja di dalam negeri. Mungkin terdengar seperti lelucon, mengingat TKI menyumbang devisa terbesar di negeri ini. Tapi saya cukup yakin, sosok nasionalis utuh seorang Prabowo, akan lebih mementingkan martabat rakyat Indonesia yang menjadi TKI ketimbang menerima devisa dari perjuangan berdarah mereka di negeri orang. Ingat! sudah berapa TKI yang dihina, dibunuh, disiksa, dikurung, dipancung, diperkosa, dipenjara. Bangsa ini bukan bangsa kuli, bangsa ini adalah bangsa yang besar, pemenang yang bermartabat; devisa bukan segala-galanya.
  3. Pemberhentian impor pangan seperti garam, beras, singkong, ikan, bawang dan lain-lainnya. 
    Sehingga petani dan nelayan akan lebih makmur kembali kehidupannya seperti seharusnya. Ingat mereka adalah 40% persen bangsa Indonesia. Yang artinya sekitar 96 juta kehidupan ekonomi rakyat kecil akan terangkat. 

Catatan kecil di pagi hari ini ini adalah prediksi saya, sekaligus doa.

Salam Damai dan Selamatkan Indonesia,
Tasniem Fauzia Rais
Nijmegen, Belanda

PETA PENGUASAAN KEKAYAAN BUMI INDONESIA ( Tasniem Fauzia )

Jika anda masih tertawa mendengar kata bocor yang selalu didengung-dengungkan oleh capres nomer 1, maka sungguh, anda akan menyesal, karna anda berarti sedang menertawakan keadaan negara anda sendiri yang sedang menangis, anda sedang menertawakan rakyat kita yang miskin dan sengsara hidupnya, anda berarti belum mengerti tentang keadaan pedih negara kita saat ini.

Saya memang cuman Ibu rumah tangga, tapi saya mau membaca.
Mari teman-teman kita perbanyak membaca supaya kita bisa mengerti duduk permasalahan bangsa kita saat ini yang sangat urgent.

Saat ini Indonesia memang sudah merdeka, tapi mengapa rakyatnya masih miskin? Mengapa bangsa kita kok selalu tertindas di negeri yang kaya raya ini ? Ini karna kita sedang dijajah, tapi memang bukan dalam bentuk penjajahan fisik seperti jaman dulu, penjajahan yang ada sekarang ini adalah dalam bentuk korporatokrasi internasional di negara-negara berkembang salah satunya Indonesia.

Negara kita sudah puluhan tahun dijajah oleh korporatokrasi asing, dan kita memang butuh pemimpin yang berani melawan korporatokrasi asing ini.

Apa itu Korporatokrasi asing? Korporatokrasi adalah sebuah sistem kekuasaan yang di kontrol oleh korporasi besar, bank internasional dan pemerintahan. (Noam Chomsky, Media Control, Second Edition: The Spectacular Achievements of Propaganda, 2002)

Korporatokrasi adalah pengendalian suatu negara adidaya di suatu negara berkembang, salah satunya dengan memberikan bantuan pinjaman uang dan menguasai kekayaan alamnya. Korporatokrasi besar tersebut akan dengan leluasa mengarahkan kebijakan suatu negara demi mendapatkan keuntungan maksimal. (Bisa di-google dengan memasukkan kata sandi "Corporatocracy in Indonesia", ngenes banget kondisi kita saat ini)

Bayangkan, di foto ini kita bisa lihat kekayaan sumber daya alam di Indonesia yang telah dikuasai oleh korporatokrasi internasional.

Kalau dulu sebelum kita merdeka tanggal 17 Agustus 1945, kolonialisme adalah berbentuk penyiksaan fisik, sekarang ini di jaman globalisasi, penjajahan kepada negara-negara berkembang adalah bentuk dominasi negara asing dan negara adidaya di negara-negara berkembang. Kekayaan kita dikuras dan digerus terus oleh pihak asing, uangnya mengalir ke asing, dan negara kita tidak dapat apa-apa.

Kalau jaman VOC dan jaman penjajahan Belanda dulu ada Amangkurat I dan Amangkurat II yang berkhianat kepada negara dengan menjadi antek Belanda, untuk memperkaya dirinya sendiri, sekarang pun tidak ada bedanya. Ada elite-elite politik yang memang berkhianat dan menjadi antek aseng.

Ditambah lagi ini terjadi karna pemimpin saat ini yang kurang tegas dengan kekuatan negara asing. Harus ada pemimpin yang berani untuk melawan korporatokrasi dunia yang berusaha mengacak-ngacak kesatuan negara kita.

Indonesia harus bisa belajar dari negara-negara bermartabat seperti Malaysia, Iran, Venezuela, Argentina, Bolivia, China, Ekuador dan India yang berani menolak untuk bergantung kepada asing, menolak tawaran pinjaman dari IMF dan World Bank yang sangat mengikat dan merugikan negara.

Indonesia merindukan pemimpin yang berani dan tegas, seperti Soekarno dulu, yang tidak tunduk kepada asing.Mari teman-teman kita berdoa, semoga Indonesia masih bisa diselamatkan.

Nasib bangsa ini ditentukan oleh pemimpinannya. Ke mana dia akan membawa kita 5 tahun ke depan. Jika Prabowo Subianto menjadi presiden kita 2014-2019 nanti, insya Allah Indonesia akan bisa keluar dari cengkraman dan kungkungan korporasi asing di negara kita, tidak ada lagi penjualan kekayaan alam, mulai dari hasil hutan, laut, pertambangan, dan energi ke pihak asing yang merugikan negara. Karna dia 100% bisa dibuktikan kesetiaannya kepada negara, tidak ada korporatrokrasi asing yang mem-back up dia saat ini. Dia hanya mengabdi untuk negara dan rakyat Indonesia. Bukan untuk negara asing.

#selamatkan_indonesia
#korporatokrasi_di_indonesia

Tasniem Fauzia,
yang sedang prihatin,
20 Juni 2014
Nijmegen, Belanda

DEBAT KE 3 ( Menyoroti kata NASIONALISME )

Prabowo : "apa tindakan anda terhadap permasalahan kita dengan negara lain dilaut china selatan..?"

jokowi : "kalau tidak ada untung,gak usah ikut campur..!"

Prabowo bertanya lagi : "tapi ini menyangkut wilayah kita dilaut china selatan yang diklem pihak asing..!"

jokowi : "ya kita bantu secara diplomasilah para negara sahabat kita,tapi kalau tidak menguntungkan lebih baik tidak ikut campur!"

Prabowo tersenyum..

jokowi tidak faham arah pertanyaan prabowo,makanya tidak nyambung malah membicarakan konflik negara lain..

Dilaut china selatan terdapat jajaran kepulauan milik NKRI.
Susunan kepulauan itu selalu menjadi rute kami warga kalbar khususnya kami diwilayah pantura yakni singkawang dan sambas untuk sampai ke batam.

Kepulauan natuna,disana ada pulau ranai,mbidai,tambelan dan lain lain sampai ke kepulauan riau dan batam..

beberapa waktu lalu,china mengeluarkan paspor negaranya dengan gambar peta wilayahnya mencakup natuna!
Hal ini membuat indonesia meminta china agar membuat klarifikasi peta paspor tersebut.

Ini masalah serius negara!!

Jokowi sebagai capres tidak tau? Padahal ini masalah real,,!

makanya prabowo menasehati jokowi setelah mempreteli intektualnya..
"jadi anda mengakui bahwa bu mega menjual aset penting negara,satelit itu aset penting negara dan kita punya,,?"
jokowi jawab "saya rasa kondisi bu mega dalam pertimbangan negara sedang krisis moneter,semua negara mengalami waktu itu.. Sehingga beliau menjual satelit..!"
prabowo "ya,, itu berarti anda mengakui bahwa bu mega telah menjual aset penting negara,tahukah anda bahwa satelit adalah aset penting tidak hanya bidang sipil,ekonomi dan informasi tapi terlebih lagi kita butuhkan dalam pertahanan militer..?!"
jokowi cuma jawab glagapan "saya rasa kita dalam posisi terdesak waktu itu,dan terpaksa dijual tapi nanti bisa kita beli kembali tentunya dengan harga yang sesuai.."

ckckck..
Indonesia tau bahwa istana kepresidenan disadap intelejen australia pun dari majalah!
Dari majalah!
Kenapa?
Karena tak ada lagi alat pengaman yang mendeteksi aktivitas negatif dari angkasa.

Dan sekarang..
Karena lemahnya sistim pertahanan dan pengawasan intelejen kita,jokowi tidak tau pulau natuna telah di flot peta china.

Jumat, 21 Februari 2014

Alhamdulillah. ..
Akhirnya ada kebijakan yang memberi sedikit angin segar 

Meneruskan Informasi dari pak Ibnu Aditya Karana

Diberitahukan kepada seluruh Operator Aneka Tunjangan dan Tunjangan Profesi Se - Indonesia

Guna membantu dan mengurangi padatnya pengiriman atau sinkronisasi Data DAPODIK dari Sekolah ke Server DAPODIK maka P2TK Dikdas dalam hal kebutuhan pengambilan kebijakan penerbitan Nominasi Aneka Tunjangan dan SK Tunjangan Profesi, maka pada aplikasi Tunjangan Profesi kami menyediakan jalur alternatif dalam membackup serta mengirimkan Data DAPODIK sekolah ke server P2TK Dikdas dan akan diteruskan ke Server DAPODIK.

Fitur ini hanya berlaku hingga server DAPODIK bisa kembali melayani pengiriman DAPODIK secara Online

Atas Kerja Sama nya kami ucapkan terima kasih.

Untuk aplikasi Backup yang akan digunakan oleh operator sekolah silahkan menghubungi Operator Tunjangan Profesi di Dinas Kabupaten/Kota masing2.

(Untuk mekanisme dan langkah2 pengiriman silahkan download di bawah ini)



Selasa, 17 Desember 2013

Cara Back UP dan Restore Data Base pada Dapodik 2013

Pada Aplikasi Dapodikdas 2013 tidak sama dengan aplikasi pada mulanya, aplikasi terbaru ini tidak disiapkan feature untuk membackup file data. Satu diantara kelemahannya ialah semisal, bila computer/laptop rusak atau terkena virus mengakibatkan data hilang serta mesti mengentri lagi semua data ke Aplikasi Dapodikdas 2013.

Untuk menangani persoalan tersebut, seseorang operator sekolah, Darda A. Manaf di Group Informasi Pendataan Ditjen Dikdas, sharing pengalamannya cara backup database Dapodikdas 2013. Berikut adalah tutorial yang kami kutib dari file yang sudah diunggahnya di group facebook resmi Data Pokok Pendidikan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kemdikbud

Berikut adalah tips atau cara backup database dapodikdas terbaru 2013:

  1. Anda tekan tombol windows berbarengan dengan tombol R (W+R) 
  2. Sesudah Anda menekan tombol Windows+R setelah itu bakal nampak tab search. Pada kolom search tab tersebut anda ketikkan " services. msc " lalu click OK.
  3. Sesudah anda click OK, maka setelah itu bakal nampak tab services.
    cara backup database dapodikdas terbaru 2013
  4. Cobalah Anda mencari file bertuliskan Dapodikdas.DB sertaDapodikdasWebSrv lalu click, lalu hentikan kinerja ke-2 file tersebut dengan mengklik tombol Stop. 
    - Dapodikdas. DB = click stop 
    - DapodikdasWebSrv = click stop 
  5. Sesudah Anda mengklik stop (menghentikan kegiatan) ke-2 file tersebut, Anda masuk ke system C > Program file > Dapodikdas. Lalu Anda Copy folder Dataweb serta Data base lalu paste/ taruh ke-2 folder itu ke flasdisk atau system D ataupun D.Letak File Database Dapodik 2013
Sesudah anda membackup database seperti langkah sebelumnya, nah Anda mungkin akan bertanya-tanya bagaimana cara restore database Dapodikdas yang telah kita backup tersebut. Berikut ini adalah cara restore database dapodikdas terbaru 2013:

  1. Hal pertama yang harus anda lakukan adalah, adalah pastikan bahwa Aplikasi Dapodikdas 2013 versi terbaru sudah di Install di perangkat komputer anda. Lalu tekan tombol Windows + R kemudian pada kotak search ketikkan "services.msc". Lalu matikan dua file DapodikdasDB serta DapodikdasSrv dengan mengklik tombol stop.
    Cara Restore Database Dapodikdas
  2. Sesudah Anda menghentikan kesibukan dua file DapodikdasDB serta DapodikdasSrv, lalu anda buka kembali hasil backup dapodikdas anda (yakni folder database serta dataweb di flashdisk) lalu pastekan ke-2 folder tersebut di System C = Program file = Dapodikdas. Jika muncul peringatan, silahkan replace/timpa saja data yang lama.
  3. Sesudah Anda lakukan step 2 di atas, setelah itu Anda jalankan kembali dua file DapodikdasDB serta DapodikdasSrv, langkahnya yakni: 
    Cara Restore Database Dapodikdas Terbaru 2013
    Klik tombol windows + R lalu pada kotak search ketikkan "services.msc", lalu hidupkan dua file DapodikdasDB serta DapodikdasSrv dengan mengklik tombol "Start" atau "play" atau bergantung tiap-tiap windows yang Anda pakai. Intinya ke-2 file DapodikdasDB serta DapodikdasSrv itu digerakkan atau diaktifkan kembali. 
  4. Saat ini cobalah login di Aplikasi Dapodikdas Anda serta tengok akhirnya.
 Sumber:
http://liputanpendidikan.blogspot.com/2013/11/cara-backup-database-dapodikdas-terbaru-2013.html
http://liputanpendidikan.blogspot.com/2013/11/cara-restore-database-dapodikdas-terbaru-2013.html

Rabu, 16 Oktober 2013

DAPODIKDAS 2013 VERSI 2.0.2 TERBARU

Direktorat Jenderal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan kembali merilis versi terbaru Dapodikdas 2013. Versi Dapodikdas terbaru Installer Dapodikdas v 2.0.2 (bulid 151013) menggantikan versi sebelumnya versi 2.0.0 kalu dan sekarang pun instalernya bernama dapodikdas.exe.

namun kawan-kawan tak perlu kawatir bagi yang sudah melaukan instalasi pada versi sebelumnya 2.0.0 maka ada patch yang disertakan paduannya jika ingin mengupdate dengan versi yang terbaru Pacth V 2.0.2.

Bagi yang ingin mencoba silahkan klik alamat ini Download Dapodikdas 2013 versi 2.0.2 paling baru

semoga bermanfaat bagi rekan-rekan Operator Sekolah......

Rabu, 25 September 2013

Yayasan Ku Oh Sekolah Ku Sayang

Lembaga Pendidikan Swasta (Baca : Sekolah Swasta),  artinya  Lembaga  Pendidikan yang  sebagian besar sumber pendanaan  kegiatan operasionalnya berasal dari lembaga swasta, biasanya penyandang dana ini  berpayung hukum,   dapat berbentuk sebuah Yayasan, atau sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM), atau organisasi / badan keuangan tertentu dari luar negri.

Tujuan pendirian sebuah Lembaga Pendidikan / Sekolah Swasta dapat bermacam-macam, tergantung siapa atau organisasi apa yang menaunginya. Namun secara umum biasanya bertujuan sbb :
1.       Turut berperan dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa ( umum sekali ya.. ?)
2.       Menyediakan wadah untuk menampung para siswa  yang karena sesuatu sebab, tidak diterima di Sekolah Negri
3.       Menyediakan wadah bagi para tenaga pendidik yang tidak dapat mengajar di sekolah negri karena berbagai sebab (Usia, kesempatan/waktu, dan lain-lain sebab, termasuk koneksi dan nasib…???)
4.       Mencari legitimasi  sebuah “lembaga bisnis” yang disamarkan  ( sebagian kecil saja yang begutu…)

Namun, apapun tujuan dan motif pendirian sebuah sekolah swasta, kita harus juga objektif menilai sisi baiknya. Bayangkan, di seluruh Indonesia ini, berapa ratus ribu siswa  sih, yang dapat ditampung di Sekolah Negeri setiap tahunnya ?  Nah, sisanya mau dikemanakan kalau tidak ada sekolah swasta ? sementara harus kita sadari bahwa ada rasa minder bagi seorang siswa yang karena sesuatu sebab sehingga tidak masuk ke sekolah negri, untuk menunggu tahun depan test  lagi.  Pilihannya adalah sekolah negri yang lain (kelas dibawah sekolah tujuan asal ; biasanya karena kurang favorit atau karena faktor jarak yang jauh agak ke pelosok), atau megambil pilihan lain yaitu masuk sekolah tahun ini juga tetapi di sekolah swasta.

Kalau kita mau jujur, tidak semua sekolah swasta itu “kelas dua”, banyak contoh sekolah swasta justru memiliki keunggulan komparatif dengan sekolah negri favorit.  Tentu yang demikian itu  adalah sekolah swasta yang memiliki faktor-faktor pendukung diantaranya sbb :
1.       Letaknya yang di tengah kota atau posisi strategis
2.       Sumber pendanaanya sangat kuat dan stabil
3.       Sistem Manajemen nya baku dan transparan
4.       Didukung oleh kekuatan-kekuatan external yang mapan.
5.       Biaya pendidikan (sebut : SPP) dan  sumbangan dana dari wali murid lainnya yang tidak murah tapi masih terjangkau.

Jenis sekolah seperti ini akan sangat selektif dalam menerima Guru dan tenaga kependidikan lainnya serta menerima peserta didik. Alhasil, yang masuk kesitu adalah para personil pilihan yang hampir pasti memiliki beberapa “keunggulan”, diantaranya keunggulan kecerdasan, keunggulan finansial, tau bahkan keunggulan koneksi. Sisi baik dari manajemen sekolah swasta  seperti ini adalah kesadaran bahwa peserta didik (wali muridnya) memiliki posisi yang cukup kuat dalam memberikan andil terhadap pembiayaan pendidikan, maka mereka adalah asset  yang wajib dipelihara dan tingkatkan. Kesadaran seperti ini biasanya akan menumbuhkan kemampuan bersaing dan peningkatan mutu yang baik.

Sampel sekolah seperti ini terkadang menimbulkan penajaman kemampuan berhitung bagi beberapa saudara kita yang lain, yang melihat betapa besarnya animo orang untuk menyekolahkan putra-putrinya disini, dan kalau dikali-kalikan, betapa besarnya angka-angka rupiah yang berputar didalamnya. Maka bermunculanlah beberapa yayasan  baru yang menaungi lembaga pendidikan swasta. Beberapa diantaranya tumbuh besar dengan cepat dan konsisten pada tujuan mulianya. Sayangnya segelintir  lagi menjadikan sekolah swasta ini sebagai ladang bisnis.

Penyandang dana (yayasan) yang baik biasanya menerapkan manajemen yang baik, transparan. Mentalitas pengurusnya menjadi penentu maju tidaknya yayasan.  Tapi kalau sudah mulai bermain dengan jumlah dana besar, banyak yang kadangkala menjadi tergoda, bermain-main dengan angka dan laporan rekayasa, yang dinikmati oleh beberapa orang di lingkarannya saja. Sangat disayangkan, orang seperti ini tidak menyadari berapa banyak anak bangsa dan orang tuanya yang dirugikan.

Sebaiknya dalam memilih pengurus yayasan, perlu ditentukan kriteria dasar yang harus dipenuhi, diantaranya :
-  Mampu secara skill-managerial
-  Sudah mapan ekonominya, sehingga dapat fokus mengurus pekerjaannya
-  Pergaulannya luas, memiliki link dengan petinggi daerah dan pusat atau organisasi lain yang dapat membantu, plus kemampuan lobby yang bagus.
-  Memahami dan memiliki atensi yang cukup baik terhadap masalah pendidikan
-  Konsisten dalam sikap dan perbuatan, bertanggung jawab, bebas dari KKN

Reformasi Pengelolaan Sekolah Swasta mencakup 3 aspek, yaitu :
1.      Pendekatan
Tantangan penyelenggaraan sekolah swasta masa kini adalah bagaimana setiap pengelolaan dapat menjawab manajemen sekolah swasta dengan mutu layanan yang efektif dan efisien. Dalam hal ini ada dua pendekatan yang  perlu diterapkan, yaitu :  manajemen mutu dan manajemen berorientasi pada klien.
2.      Pengelolaan Sekolah Swasta Secara Efektif
Pengelolaan sekolah secara efektif dengan menggunakan asumsi dasar keberhasilan sekolah yang efektif.
Beberapa ciri pengelolaan sekolah efektif antara lain;
(a) adanya standar harapan yang tinggi (high expectation),
(b) menciptakan keamanan dan keteraturan lingkungan (safe and orderly environment),  
(c) perumusan tujuan yang jelas,  (d) kepemimpinan yang kuat (Strong Leadership),  
(e)  monitoring kemajuan siswa,  (f) pengembangan staf.
3.      Pengelolaan Administrasi Secara Tertib.
Dengan pengadministrasian yang baik dan tertib berarti pengelola sekolah swasta selalu siap melakukan akuntabilitas (pertanggung jawaban) penyelenggaraan melalui akuntabilitas akan terlihat secara administratif antara lain adanya manajemen keuangan yang sehat, sarana prasarana pendidikan yang memadai, dan proses belajar  yang baik. Tuntutan akuntabilitas penyelenggaraan diperlukan untuk laporan kepada pemerintah, masyarakat dan orang tua serta yayasan.

Lalu, bagaimana nasibnya dengan sekolah swasta yang payung hukumnya adalah sebuah yayasan yang sumber pendanaannya minim ? Ini juga menjadi masalah serius.  Bagaimana sekolah mau memajukan mutu pendidikan bagi peserta didik dan mensejahterakan para gurunya kalau sumber daya yang tersedia tidak mencukupi. Akhirnya yang terjadi adalah, “sekedar menggugurkan kewajiban” alias proses belajar-mengajar berjalan apa adanya. Terkadang, disiplin memang sangat erat kaitannya dengan keuangan . Ya, kan ..?? Bagaimana mau menegakkan disiplin gurunya kalau honornya hanya cukup untuk beli BBM saja. Sudah honornya kecil, kadang telat gajiannya pula. Bagaimana mau mendisiplinkan siswa kalau gurunya masuk tidak tepat waktu. Bagaimana siswa akan bayar SPP tepat waktu kalau yang mereka dapatkan juga tidak tepat takarannya. Ini menjadi lingkaran setan yang tak ketemu ujung-pangkalnya. Nampaknya, Slogan lama ; Guru = Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Mendidik tanpa Pamrih, dan bla..bla..bla.. rasanya tidak tepat lagi dipakai saat ini. Pasti tak akan cukup perhatian dan waktu yang dicurahkan untuk peserta didik kalau masih harus berfikir ekstra  lagi untuk urusan kantong.  Kasihan mereka ini. Sementara disisi lain mereka menyaksikan guru-guru lain di sekolah negri keadaannyan sangat berbeda;  gaji besar, tunjangan profesi/sertifikasi, les ini dan itu, dan lainnya.  Ringkasnya, ada dana, bisa ada mutu, asalkan pengelolaannya baik dan bersih.

Lalu, bagaimana kalau yayasan yang ada sudah tak mampu lagi mendanai sekolah swasta yang dinaunginya, ….kata orang bijak, ada baiknya kita perlu mengakui ketidak mampuan kita dengan jujur, lalu meminta bantuan kepada pihak lain yang mampu, misalnya menyerahkan pengelolaan sekolah dan asetnya kepada Pemda setempat. Kalau memang sekolah itu sudah lama berdiri dan menelorkan banyak lulusan yang cukup berprestasi, yakinlah bahwa Pemda tidak akan tinggal diam melihat salah satu Aset sekolah di daerahnya akan bubar. Mari kita renungkan.